Program Nasional Kemendesa PDT RI
Transformasi Ekonomi Desa Terpadu (TEKAD)
"BANGUN DESA BANGUN INDONESIA"
Mendorong pemberdayaan masyarakat di Manokwari Selatan untuk mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
Kabar Aktivitas Terbaru
Sejarah Program TEKAD MANSEL
Jejak langkah membangun transformasi Ekonomi dari akar rumput Papua Barat.
Latar Belakang
Kabupaten Manokwari Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, khususnya di sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan, yang berpeluang besar menjadi penggerak utama perekonomian daerah. Namun, komoditas unggulan seperti kakao dan padi sawah seringkali belum terkelola secara optimal akibat keterbatasan infrastruktur pascapanen, rantai pasar yang panjang, serta terbatasnya akses permodalan bagi masyarakat kampung. Kondisi ini menyebabkan kontribusi sektor-sektor produktif tersebut terhadap peningkatan kesejahteraan riil masyarakat lokal masih perlu dipacu secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.
Guna menjembatani tantangan tersebut, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia (Kemendesa PDT RI) bersama International Fund for Agricultural Development (IFAD) meluncurkan Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD). Pada tahun 2022, Kabupaten Manokwari Selatan secara resmi ditetapkan sebagai salah satu wilayah lokus perluasan program ini di Provinsi Papua Barat. Integrasi Program TEKAD di wilayah ini diarahkan untuk memperkuat tata kelola usaha di tingkat kampung melalui pemberdayaan kelembagaan ekonomi lokal, seperti Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) atau BUMDes, agar mampu mengelola komoditas lokal dari hulu ke hilir secara mandiri.
Melalui pendekatan penguatan kapasitas kader desa dan fasilitator lapangan, masuknya Program TEKAD sejak tahun 2022 meletakkan fondasi transformasi ekonomi yang berbasis pada partisipasi aktif masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan sarana produksi atau demplot (percontohan) semata, melainkan pada perubahan pola pikir masyarakat agar mampu membaca peluang pasar dan mengadopsi modernisasi teknologi pertanian. Dengan demikian, kehadiran TEKAD di Manokwari Selatan diharapkan mampu menciptakan kemandirian ekonomi kampung yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
Visi
"Terwujudnya kemandirian ekonomi kampung yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan melalui transformasi tata kelola komoditas lokal unggulan di Kabupaten Manokwari Selatan"
Misi
-
1Meningkatkan Kapasitas Kelembagaan Ekonomi Kampung : Mendorong penguatan tata kelola, legalitas, dan kapasitas manajerial Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam/BUMDes) serta kelompok usaha ekonomi masyarakat agar mampu menjadi penggerak utama bisnis di tingkat kampung.
-
2Mengembangkan Potensi Komoditas Unggulan dari Hulu ke Hilir : Memfasilitasi penerapan teknologi tepat guna, modernisasi sarana pascapanen (seperti pengolahan kakao dan perberasan), serta penyediaan demplot (percontohan) untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah produk lokal.
-
3Memperkuat Kapasitas Sumber Daya Manusia Kampung : Melakukan pembinaan dan pendampingan secara konsisten bagi kader desa, pelaku usaha, dan kelembagaan lokal melalui peran aktif fasilitator guna menciptakan kemandirian tata kelola pembangunan kampung.
-
4Memperluas Akses Pasar dan Kemitraan Strategis : Membangun jaringan pemasaran yang solid, memotong rantai pasar yang tidak efisien, dan memfasilitasi kemitraan kerja sama antara lembaga ekonomi kampung dengan pihak swasta, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.
Struktur Organisasi
Koordinator Wilayah
ARTA SURYA DINI
TPK Kabupaten
AGUSTINUS IBA
Koordintor Kabupaten
HAMKA